Rekomendasi Kuliner di Kota Semarang yang Wajib Kamu Cobain!
Semarang
tidak hanya terkenal karena keindahan Kota Lama atau pesona wisata Lawang Sewu,
tetapi juga merupakan surga kuliner yang mampu menggugah selera siapa pun yang
berkunjung. Kota ini menawarkan ragam makanan yang memadukan unsur budaya Jawa,
Tionghoa, dan peranakan, sehingga setiap hidangan memiliki karakter unik dan
cita rasa khas. Perpaduan budaya tersebut menjadikan kuliner Semarang kaya akan
aroma, rasa, dan teknik memasak tradisional yang turun-temurun.
Mulai
dari makanan berkuah, camilan ringan, hingga lauk tradisional, semuanya
memiliki sejarah panjang yang menjadikan kuliner Semarang begitu istimewa.
Keunikan ini membuat pengalaman wisata kuliner semakin lengkap dan menarik.
Berikut adalah beberapa kuliner wajib coba ketika kamu singgah di ibu kota Jawa
Tengah ini.
1. Lumpia
Semarang Gang Lombok
Foto:
CNN Indonesia/Puput Tripeni Juniman
Lumpia Semarang adalah salah satu
makanan yang sangat identik dengan kota ini. Salah satu tempat paling
legendaris untuk mencicipi lumpia otentik adalah Lumpia Gang Lombok. Jenis
lumpia yang ditawarkan ada dua: lumpia basah dan lumpia goreng, dengan isian
rebung, ayam, udang, dan telur. Kulit lumpianya tipis dan renyah (untuk yang
digoreng); tekstur isian rebung lembut dan aromanya khas karena diproses secara
tradisional oleh generasi penerus pendiri. Harga lumpia di tempat ini cukup
terjangkau untuk kuliner legendaris, satu brondol lumpia dijual sekitar Rp 17.000.
Karena keberadaannya cukup lama, Lumpia Gang Lombok sering disebut sebagai
pelopor penjual lumpia di Semarang.
Lokasi: Gg. Lombok No.11,
Purwodinatan, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah 50137
2. Tahu
Gimbal Pak Edy
Foto:
Tahu Gimbal (Googlemaps.com)
Tahu gimbal adalah salah satu kuliner
kaki lima paling ikonik di Semarang. Kombinasi tahu goreng, lontong, kol,
taoge, telur, dan bakwan udang (gimbal) yang disiram saus kacang kental
menghasilkan cita rasa khas yang sulit ditolak. Hidangan ini terasa seimbang
karena tidak terlalu manis, dengan petis kacang yang gurih serta gimbal udang
yang renyah. Dengan harga sekitar Rp 20.000 per porsi, tahu gimbal menjadi
pilihan favorit bagi masyarakat lokal maupun wisatawan yang ingin menikmati
kuliner khas Semarang tanpa perlu mengeluarkan biaya besar. Salah satu tempat
paling legendaris untuk mencicipinya adalah Tahu Gimbal Pak H. Edy, yang sudah
berdiri sejak tahun 1971. Warung ini terkenal karena bumbu kacang yang diracik
sendiri dan gimbal udang yang digoreng hingga renyah namun tetap lembut di
dalam. Sehingga, banyak orang menganggap bahwa cita rasa yang konsisten sejak
puluhan tahun lalu menjadi daya tarik utamanya. Tak heran jika Tahu Gimbal Pak
Edy selalu masuk daftar wajib coba bagi para pecinta kuliner.
Lokasi: Jl. Pandanaran No.2, Mugassari, Kec. Semarang Sel., Kota
Semarang, Jawa Tengah 50249
3. Soto
Bangkong
Foto:
Soto Bangkong (Google.com/Anninugraha)
Soto
Bangkong adalah soto ayam yang sangat legendaris di Semarang. Nama
"Bangkong" sendiri diambil dari lokasi warung di pertigaan Bangkong. Warung
ini sudah ada sejak tahun 1950-an dan tetap eksis hingga sekarang sebagai salah
satu tempat soto klasik Semarang. Yang membuat Soto Bangkong spesial adalah
kuahnya yang bening, ringan, tetapi tetap kaya akan rasa ayam kampung dan
rempah. Isian sotonya antara lain suwiran ayam kampung, bihun, irisan tomat,
kecambah, dan taburan bawang goreng sebagai penambah aroma. Dalam penyajiannya,
terdapat dua cara penyajian yaitu soto bisa dicampur dengan nasi atau disajikan
terpisah. Soto yang disajikan dengan nasi sendiri bisa sekitar Rp 23.000 dan
versi terpisah dengan nasi sekitar Rp 30.000. Warungnya buka harian, jadi cukup
mudah dikunjungi kapan pun saat lapar.
Lokasi: Ruko Bangkong Plaza, Jl.
Majapahit No.1, Peterongan, Kec. Semarang Sel., Kota Semarang, Jawa Tengah
50242
4. Mie
Kopyok Pak Dhuwur
Foto:
Mie Kopyok (Google.com/Fadjar Affandi)
Mie
kopyok adalah hidangan sederhana khas Semarang yang punya sejarah menarik.
Hidangan ini terdiri dari mie kuning, tauge, potongan tahu goreng, lontong, dan
kerupuk gendar yang semuanya disajikan dengan kuah bawang putih yang ringan dan
segar. Rasa kuahnya ringan, tidak terlalu berminyak, dengan aroma bawang yang
lembut. Kerupuk gendar yang dihancurkan di atasnya memberikan tekstur renyah
dan selaras dengan kelembutan tahu dan mie. Penggunaan kerupuk gendar buatan
sendiri yang memiliki rasa gurih alami dan tekstur lebih tebal dibanding
kerupuk gendar pada umumnya. Dan salah satu tempat terkenal untuk mie kopyok
adalah Mie Kopyok Pak Dhuwur. Porsi dan harga mie kopyok di sini sangat
bersahabat. Seporsi mie kopyok di warung Pak Dhuwur bisa didapat dengan sekitar
Rp 13.000.
Lokasi: Jl. Tanjung No.18A, Pandansari, Kec. Semarang Tengah, Kota
Semarang, Jawa Tengah 50132
Wisata
kuliner di Semarang bisa menjadi pengalaman yang berkesan karena tidak hanya
menawarkan cita rasa yang lezat, tetapi juga memperlihatkan perpaduan budaya
Jawa, Tionghoa, dan peranakan yang begitu kental. Setiap hidangan seperti
lumpia, tahu gimbal, soto bangkong, hingga mie kopyok menyimpan cerita panjang
tentang sejarah dan identitas kuliner Kota Atlas yang autentik dan penuh makna.
Itulah
beberapa rekomendasi kuliner di Semarang yang bisa kamu kunjungi. Jadi, saat
berlibur ke Semarang, jangan hanya menikmati Kota Lama atau Lawang Sewu, tapi
juga sempatkan menjelajahi ragam kulinernya yang kaya rasa dan sarat sejarah!
Amelia /115249107
Comments
Post a Comment